Beranda Ekonomi Koperasi Wanita Didorong Adaptif Hadapi Era Digital dan Artificial Intelligence

Koperasi Wanita Didorong Adaptif Hadapi Era Digital dan Artificial Intelligence

20
0
Sri Untari Bisowarno
Advertisement

PIPJatim.Id, MALANG – Koperasi wanita didorong untuk terus memperkuat peran dan kapasitasnya sebagai pilar pemberdayaan perempuan di tengah perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI).

Pesan tersebut disampaikan Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita (SBW) Malang, Dr. Sri Untari Bisowarno, dalam sosialisasi bertajuk “Memperkuat Koperasi Wanita sebagai Pilar Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Malang di Era Digital dan Artificial Intelligence”, Sabtu (5/9/2026), di Grand Kanjuruhan Resort Hotel & Convention Hall, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sri Untari mengatakan, perkembangan AI harus dipandang sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan koperasi untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, serta pemberdayaan perempuan. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut tetap membutuhkan tanggung jawab dan kontrol manusia.

“AI adalah alat yang ampuh, tetapi seperti pisau, ia tidak netral. Dampaknya tergantung pada bagaimana kita menggunakannya,” ujar Sri Untari.

Menurutnya, teknologi akan memberikan manfaat besar apabila digunakan untuk tujuan yang positif, terutama untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat. Karena itu, perempuan yang tergabung dalam koperasi perlu memiliki kemampuan untuk memahami sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.

“Selama kita pakai AI untuk kebaikan, untuk mencerdaskan dan memberdayakan, maka itu akan jadi berkah,” katanya.

Sri Untari mengungkapkan, dirinya juga memanfaatkan AI dalam aktivitas sehari-hari, salah satunya sebagai asisten untuk membantu memperoleh informasi terkini. Meski demikian, informasi yang diperoleh dari AI tidak serta-merta diterima begitu saja.

“Saya sendiri pakai AI sebagai asisten untuk bantu mencari info update. Tapi tetap, manusia yang cek dan putuskan,” tegasnya.

Ia menilai, kemampuan manusia dalam melakukan verifikasi, berpikir kritis, mengambil keputusan, serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi faktor penting di tengah pesatnya perkembangan AI.

Karena itu, koperasi wanita di Kabupaten Malang diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan literasi digital, kapasitas sumber daya manusia, dan kemandirian perempuan.

Penguatan koperasi wanita di era digital dan AI, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam menghadirkan koperasi yang semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan anggotanya.

Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan tetap menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan, koperasi wanita diharapkan semakin mampu menjadi kekuatan ekonomi sekaligus instrumen pemberdayaan perempuan di Kabupaten Malang

Penulis : Sucipto

Advertisement
Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini