Beranda Dekopinda Lokakarya Dekopinda Kediri Dorong Koperasi Semakin Kuat, Modern dan Berdampak

Lokakarya Dekopinda Kediri Dorong Koperasi Semakin Kuat, Modern dan Berdampak

149
0
Advertisement

PIPJatim.Id, KEDIRI — Dekopinda Kabupaten Kediri bersama Lembaga Pendidikan Perkoperasian Wilayah (Lapenkop) Jawa Timur menggelar Lokakarya Pengurus, Pengawas dan Pengelola Koperasi, Rabu (14/10/2026), di Aula Kantor Dekopinda Kediri.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi, meningkatkan profesionalisme tata kelola, sekaligus mendorong koperasi agar semakin mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota.

Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, H. Buat Santoso, menegaskan komitmen Dekopinda untuk terus memperkuat gerakan koperasi di Kabupaten Kediri melalui peningkatan kompetensi para pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi.

“Tujuan kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan profesionalisme tata kelola, serta mendorong koperasi agar semakin mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh koperasi di Kabupaten Kediri diharapkan mampu mewujudkan semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut, yakni menjadi koperasi yang kuat secara kelembagaan, modern dalam pengelolaan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggota.

Sementara itu, Ketua Bidang KDKMP Dekopinwil Jatim, Oetomo Sapto Amin, memberikan dukungan terhadap upaya penguatan gerakan koperasi di Kabupaten Kediri. Ia menilai lokakarya menjadi momentum penting untuk membuka wawasan pengurus, pengawas, dan pengelola mengenai koperasi secara utuh sesuai prinsip-prinsip perkoperasian.

“Dengan pelatihan ini, koperasi bisa membuka wawasan bahwa koperasi harus melakukan transformasi dengan membuka ide usaha baru yang produktif dan bisa beradaptasi dengan teknologi dan digitalisasi,” katanya.

Ia menambahkan, perubahan lingkungan usaha menuntut koperasi untuk tidak hanya mempertahankan pola pengelolaan lama, tetapi juga mampu berinovasi dan menangkap peluang usaha baru yang produktif.

Kepala Lapenkop Wilayah Jawa Timur, Moh. Faishol Chusni, menekankan pentingnya semangat kemandirian dalam penyelenggaraan pendidikan perkoperasian di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Menurutnya, pendidikan koperasi tidak boleh berhenti pada peningkatan pengetahuan semata, tetapi harus mampu menghasilkan perubahan nyata dalam pengelolaan organisasi, pengembangan usaha, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota.

“Ukuran keberhasilan koperasi bukan semata-mata besarnya aset, omzet, atau Sisa Hasil Usaha (SHU), melainkan sejauh mana keberadaan koperasi memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” tegasnya.

Melalui lokakarya tersebut, diharapkan semakin banyak koperasi di Kabupaten Kediri yang memiliki SDM kompeten, tata kelola profesional, serta mampu melakukan transformasi usaha berbasis teknologi dan digitalisasi.

Dengan demikian, koperasi tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga semakin adaptif, produktif, dan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan anggota.

Penulis : Sucipto

Editor : Sucipto

Advertisement
Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini