Beranda Dekopinda Cuk Widiyanto: Kunjungan Menkop Jadi Motivasi KDKMP di Nganjuk

Cuk Widiyanto: Kunjungan Menkop Jadi Motivasi KDKMP di Nganjuk

46
0
Advertisement

PIPJatim.Id, NGANJUK — Kehadiran Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kunjungan ke sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Kamis (15/10/2026), dinilai memberikan manfaat besar bagi perkembangan koperasi desa di wilayah tersebut.

Ketua Dekopinda Nganjuk, Cuk Widiyanto, mengatakan kunjungan Menteri Koperasi menjadi momentum penting untuk memberikan motivasi kepada para pengurus KDKMP agar terus berupaya mengembangkan dan memajukan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, KDKMP merupakan salah satu program pemerintah yang perlu mendapat dukungan bersama, khususnya dari gerakan koperasi di daerah.

“Kehadiran Menteri Koperasi di Nganjuk sangat bermanfaat untuk memberikan motivasi kepada KDKMP agar terus berupaya mengembangkan dan memajukan koperasi desa merah putih. Ini merupakan program pemerintah yang harus kita dukung,” ujar Cuk Widiyanto.

Cuk menjelaskan, perkembangan KDKMP di Kabupaten Nganjuk saat ini cukup menggembirakan. Lebih dari 80 persen gerai KDKMP di wilayah Nganjuk disebut telah berdiri dan siap menjalankan kegiatan usaha.

“Di Nganjuk sendiri sudah lebih dari 80 persen gerai sudah berdiri. Tinggal melaksanakan kegiatan penjualan produk, baik produk bersubsidi maupun produk umum,” jelasnya.

Selain pembangunan gerai, para manajer KDKMP juga telah diterjunkan ke desa masing-masing untuk mulai menjalankan kegiatan operasional. Namun, dalam tahap awal ini KDKMP masih belum sepenuhnya mandiri karena pengelolaan gerai masih dalam proses penataan oleh Agrinas selama dua tahun.

Kondisi tersebut, menurut Cuk, justru harus dimanfaatkan sebagai masa pembelajaran bagi para pengurus KDKMP. Selama masa pendampingan tersebut, pengurus diharapkan dapat memahami seluruh proses pengelolaan gerai, mulai dari penjualan, pelayanan kepada anggota dan masyarakat, hingga pengembangan usaha koperasi.

“Harapan kami, pengurus KDKMP selama dua tahun ini bisa belajar berkaitan dengan pelaksanaan gerai. Sehingga setelah Agrinas selesai melaksanakan tugas, pengurus KDKMP bisa melanjutkan dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama masa penataan tersebut nantinya menjadi modal penting bagi KDKMP untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Dengan demikian, KDKMP diharapkan tidak hanya mampu menjalankan gerai penjualan produk bersubsidi maupun produk umum, tetapi juga dapat mengembangkan berbagai unit usaha lainnya sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.

Cuk berharap sinergi antara pemerintah, pengurus KDKMP, gerakan koperasi dan seluruh pihak terkait terus diperkuat sehingga Koperasi Desa Merah Putih benar-benar dapat menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

“Yang terpenting setelah masa penataan selesai, pengurus sudah siap dan mampu mengembangkan serta memajukan gerai maupun usaha lainnya secara mandiri,” pungkasnya.

Penulis : Sucipto

Advertisement
Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini